top of page

Petani Penggaarap Kawasan Nyia Dapatkan Rumah Gratis

Pembangunan bandara New Yogyakarta International Airport sampai sekarang masih belum menemui kejelasan tentang bagaimana kelanjutan dari warga yang masih bertahan meskipun ganti rugi telah selesai 100 % baik melalui pengadilan yang belum diambil oleh warga maupun diberikan secara langsung kepada masyarakat.

​

Dilihat dari mata pencaharian masyarakatnya kawasan ini mayoritas bermata pencaharian sebagai petani dimana sangat berampak jika lahan yang biasa diguanaan bekerja diambil pmerintah namun dalam proses ganti rugi ini terdapat hal yang menarik dimana masyarakat yang menerima penggusuran tanah yang digarap atau petani penggarap mendapatkan rumah gratis yang diberikan kepada petani penggarap.

 

Menurut salah satu warga yang memilih tinggal di tempat tersebut bahwa rumah yang ditinggalinya saat ini lebih bagus daripada rumah yang dulu sehingga merasa senang dengan rumah yang dibuat.

 

“saya merasa nyaman mas tinggal disini karena rumah saya dulu kan biasa dan harga julanya murah soalnya rumah saya di dalam sekali mas jadi agak masuk dan harganya murah” sambung  Tini.

 

Proses ganti rugi memang sesuai dengan apa yang didapatkan oleh warga terdampak namun pada dasarnya merupakan hak mereka yang harus meninggalkan rumah tempat tinggal serta lahanya dalam hal ini menurut Tini pemerintah juga perlu memperhatikan bagaimana jaminan pekerjaan masyarakat pada masa mendatang agar setelah ini kehidupanya bisa tetap trjamin dengan memiliki pekerjaan yang sesuai.

​

​

Reporter Naufal Hanif 

Copyright @2018 bit.ly/tentangwanitaid

bottom of page