top of page

​ Dibalik Kondisi Masyarakat Pembangunan NYIA

Setelah selesainya konsinyiasi untuk penggantian uang ganti rugi pembangunan Bandara New Yogyakarta International Airport warga di kawasan ini masih terdapat beberapa yang bertahan yang masih berpendirian bahwa mereka meyakini tanah yang mereka tempati masih memiliki hak  milik yang sah.

​

Dalam beberapa hari yang lalu pemerintah juga melakukan langkah langkah untuk clearing land yang kembali dilakukan setelah beberapa pekan tidak ada aktivitas untuk pengosongan terhadap lahan pemukiman yang masih ditinggali yang kemudian menyeebabkan permasalahan dari pihak yang tergusur.

​

Permasalahan yang terjadi pun tidak hanya masalah vertical namun juga terdapat permasalahan horisontal yang terjadi dalam lapisan masyarakatnya dimana didalamnya terdapat kubu pro serta kubu kontra, dalam hal iini seharusnya pemerintah juga ikut memperhatikan hal seperti ini mengingat cukup kompleknya permasalahan yang  terjadi serta dalam masalah ini juga terdapat tuntutan dari pemerintah untuk segara meninggalkan lokasipembangunan yang terus dihadapi oleh warga yang masih bertahan.

​

Tentunya hal ini sangat kontradiktif jika melihat dari masyarakat yang telah meenerima maupun yang masih menolak dimana dari pihak penerima mereka mendapatkan ganti rugi yang cukup besar jberkisar 3 sampai 5 kali lipat dari harga tanah dan bangunan yang dimiliki terbuti dengan banyaknya pembangunan yang ada di sekitaran kawasan pembangunan yang terbangun di beberapa daerah.

​

​

Dalam hal ini perlu adanya pertemuan antara pemerintah serta masyarakat yang masih bertahan mengingat dari dua belah pihak saling bertentangan dan masih saling kuat dalam mempertahankan kepentiganya masing masing.  Mengingat permasalahan yang begitu luas yang yang ada di kawasan tersebut

​

​

Reporter Naufal Hanif

Copyright @2018 bit.ly/tentangwanitaid

bottom of page