top of page

Menurunnya Tingkat Kekerasan Perempuan  di Yogyakarta

Yogyakarta. Kasus kekerasan selalu ada setiap tahunnya, salah satunya dikota Yogyakarta masih banyak kasus kekerasan terlebih terhadap perempuan dan anak. Badan Pemberdayaan Perempuan Daerah Istimewa Yogyakarta “Rekso Dyah Utami”, P2TPAKK (Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak Korban Kekerasan) memiliki data bahwa kasus kekerasan di Yogyakarta tiga tahun terakhir mengalami penurunan.

​

Terhitung sejak tahun 2015 ada 204 kasus yang langsung melapor. Ditahun 2016, mengalami penurunan angka kekerasan yaitu menjadi 171 kasus dan terakhir data di 2017, menjadi 146 kasus. Menurunnya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Yogyakakarta, belum berararti Yogyakarta aman dari ancaman kekerasan.

​

Karena menurut Christanti Widyaningsih, Koordinator Bidang Rehabilitasi Sosial Badan Pemberdayaan Perempuan dan Anak DIY “Masih banyak kekerasan yang dialami oleh Perempuan dan anak di Yogyakarta, menurunnya jumlah kekerasan dikarenakan sudah ada tingkat dua atau kabupaten yang menyelesaiian masalah kekerasan” Dari lima kabupaten yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta, kekerasan terbanyak dikota. Hingga mencapai total 58 orang yang mengalami kekerasan, dan poling terbanyak mengalami kekerasan Psikis, serta korban lebih banyak yang perempuan dewasa.

​

​

​

Reporter  Titi Rochmani

​

Copyright @2018 bit.ly/tentangwanitaid

bottom of page