
Tentang Wanita

Penanganan Kekerasan Terhadap Perempuan Melalui Peran Laki-Laki
Tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak di Indonesia semakin memprihatinkan. Kekerasan terhadap perempuan dan anak adalah perkara serius yang membutuhkan perhatian banyak pihak. Adanya kasus kekerasan fisik tentunya berdampak pada psikologis korban kekerasan.
​
Penanganan tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak harus diawali dengan perbaikan komunikasi di dalam keluarga. Pengurus P2TPA Rekso Dyah Utami Bidang Pengaduan Tri Astuti mengatakan, fokus penanganan kekerasan harus dirubah dimulai dari pola hubungan dalam keluarga .
​
"Selama ini, fokus penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak selalu pada konteks perempuan sebagai korban, tentu saja harus mulai dirubah ya, penanganan harus mulai beralih kepada pola hubungan antara laki-laki dan perempuan itu sendiri ,sehingga kami akan melibatkan pihak laki-laki untuk melakukan klarifikasi jika terjadi kekerasan"
​
Dalam hal ini peran aktif laki-laki sangat dibutuhkan. Laki-laki dituntut untuk lebih memahami bagaimana pola hubungan dan konsep-konsep kesetaraan. Komunikasi yang baik akan menentukan sebuah kesepakatan untuk saling memahami antara satu sama lain. Kesadaran cara pandang laki-laki dalam memposisikan dirinya dalam sebuah hubungan terhadap perempuanpun juga tentu akan sangat membantu untuk mengurangi kekerasan terhadap perempuan itu sendiri.
​
​
​
Reporter : Miftah Aulia Anggraini