top of page

SRI LESTARI PEJUANG KESETARAAN DIFABEL

Yogyakarta-Mengubah musibah menjadi anugerah bukanlah pekerjaan mudah. Disabilitas, tidak lantas menghentikan langkah kaki seseorang untuk terus berbuat kebaikan.  Begitu juga bagi wanita bernama Sri Lestari . Wanita kelahiran Klaten,10 Desember ini mengunakan motornya mengelilingi Indonesia untuk memotivasi para penyandang disabilitas di Tanah Air.

​

Sri Lestari tidak lumpuh sejak awal, bermula dari kecelakaan motor yang telah menimpa dirinya saat ia masih berusia 23 tahun.  Divonis akan lumpuh dan memakai kursi roda seumur hidup sempat mematahkan hati dan jiwa Sri Lestari pada saat itu. Selama 10 tahun lamanya, ia mengaku merasa  terpasung dengan ruang gerak yang tidak bisa sebebas dulu lagi saat masih dalam keadaan yang normal.

​

“ Mirip pengalaman dulu, ingin sembuh, ingin sembuh itu, nggak paham apa yang terjadi , bilang kalau aku ini bukan sakit aku hanya karena nggak bisa jalan .”

Semenjak Sri Lestari lumpuh orang tuanyapun terus berusaha mencari pengobatan  agar dirinya kembali bisa berjalan. Semangat pengorbanan kedua orang tua Sri Lestari terus menyala untuk melihat putrinya sembuh dari paraplegia.

​

Keterbatasan telah membuat Sri Lestari terus belajar dan mencari pengalaman hidup. Dengan semangatnya ia terus menyuarakan misi yang dibawanya tentang hak-hak difabel bagi penyandang disabilitas dengan menggunakan motornya berkeliling Indonesia. Kegigihannya membuat keluarga dan teman-teman di sekelilingnya sering berdecak kagum. Sri Lestari dianggap menjadi inspirator bagi kaum disabilitas tanah air.

​

Beruntung , satu per satu mimpi Sri Lestari bisa terwujud. Bagi Sri Lestari, semua butuh proses,kerja keras, dan semangat. Sri Lestari menginginkan agar penyandang disabilitas lainnya mampu memiliki semangat berkembang dan mandiri seperti dirinya , agar tidak selalu terpuruk dengan keadaan. Sri Lestari juga berharap pemerintah mempunyai perhatian yang lebih  untuk akses dan fasilitas  umum bagi kaum difabel di Indonesia.

 

Reporter : Miftah Aulia Anggraini

Copyright @2018 bit.ly/tentangwanitaid

bottom of page