top of page

PEREBUTAN KURSI PANAS RI 1

Oleh Titi Rochmani

Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden semakin dekat, meskipun akan dilaksanakan pada tahun 2019 namun gema atau semarak dan isu-isu sudah ramai diperbincangkan. Berbagai aksi sudah mulai dilakukan seperti dengan mengampanyekan #2019gantipresiden ataupun #2019tetapJokowi.

​

Sudah ada dua nama Capres (calon presiden) yang digadang-gadang akan menjadi pesaing panas dan sangat berat yaitu Joko Widodo atau Presiden RI saat ini dan Prabowo Subianto Ketua Umum Partai Gerindra.

 

Komunikasi Politik antar kedua belah pihak sempat terekspos dengan media dimana ada pertemuan antara keduanya. Dimana sempat terdengar isu mereka akan bergabung menjadi satu pasangan dalam pilpres dan cawapres 2019. Hal itu lagi-lagi terbantahkan dengan adanya tidak mau dari salah satu pihak.Komunikasi politik pun makin sontak terdengar dalam perebutan kursi panas RI 1 di tahun 2019, para pendukung keduanya saling menyerang dan membela masing-masing capres.

​

Dalam perebutan kursi RI 1 ini terlihat masing-masing capres memiliki berbagai macam strategi yang dilakukan untuk bisa mempertahankan posisi atau kedudukannya sebagai presiden maupun usaha yang ekstra untuk dapat menduduki kursi RI 1.

 

Untuk Joko Widodo atau Presiden Indonesia ke 7 ini sudah melakukan berbagai kunjungan ke sejumlah daerah yang dimana demi meraih dukungannya kembali dan memenangkan pilpres tahun 2019, selain itu Jokowi juga telah mempersiapkan relawan untuk menghimpun pendukung Jokowi diseluruh daerah di tanah air. Selain itu Jokowi juga menyelesaikan tugas-tugas yang telah menjadi janjinya dan memperbaiki kinerja saat ini agar masih diterima dan dipercayai masyarakat Indonesia.

​

Dalam strategi yang dilakukan Jokowi haruslah kuat karena sudah ada lawan kuat yaitu Prabowo Subianto. Tim Prabowo Subianto tidak main-main, banyak yang telah memberikan dukungan untuk Prabowo melalui aksi-aksi ganti presiden 2019,  ataupun usaha-usaha prabowo dalam melakukan deklarasi dan meminta dukungan kepada masyarakat.

 

Selain itu Prabowo harus lebih berani mengeluarkan apa saja visi dan misi yang akan dilakukan untuk memperbaiki system presiden ditahun ini yang belum bagus. Peluang Prabowo juga sangat bagus ketika lawan lengah dalam jabatan yang sekarang. Melalui Lembaga survey tim Prabowo juga banyak yang melebihi atau diatas Jokowi, ini sudah mulai terlihat jelas masyarakat sudah goyah untuk ganti presiden.

 

Namun harus juga memperhatikan dalam melakukan komunikasi politik jangan sampai salah dalam mendeklarasikan dan harus pintar mencari peluang agar bisa mendapatkan kursi panas RI 1.

​

Intinya dalam suatu persaingan politik, harus memiliki sikap yang bisa tegas dan mengayomi masyarakat serta meyakinkan masyarakat melalui komunikasi politik. Tidak hanya itu dipilpres 2019 ini masing-masing capres harus berusaha sekuat mungkin agar bisa mendapatkan suara rakyat dan tahu apa yang dibutuhkan masyarakat diera sekarang ini.

Copyright @2018 bit.ly/tentangwanitaid

bottom of page