
Tentang Wanita
Warga Ubah Solokan Menjadi Saluran Irigasi Penuh Ikan

Berawal dari keluahan para pemuda tentang kebersihan selokan atau got yang penuh sampah dan terkesan kumuh seebutan unik dan kreatif merupakan suatu istilah yang tepat untuk menjelaskan apa yang dilakukan oleh warga Desa Manggung, Wukirsari, Imogiri Bantul Yogyakarta. Dengan banyaknya sampah yang ada di selokan desa ini lantas membuat pemuda desa manggung berinisiatif untuk mengubah kalen atau got di desanya menjadi kolam edukasi lupatmo. Dari sini pembelajaran didapat dari saluran air yang dapat dirubah menjadi kolam ikan sejauh 100 meter, selain kalen yang dijadikan kolam ikan tembok tembok warga pun dihias dengan mural mural yang penuh warna yang memberikan himbauan kepada warga untuk menjaga lingkunganya.
​
Upaya keras warga pun kini memebuahkan hasil dengan ribuan ikan nila, emas, dan koi, yang menghiasi jalanan kampung di desa ini dari hal inilah yang membuat warga jadi enggan untuk membuang sampah di selokan. Dimana ikan ikan yang ada disini dijaga dan dilarang untuk diambil baik oleh pengunjung maupun warga yang melintas guna tetap menjaga ekosistem yang ada di dalam tempat ini. Menurut salah satu pengelola kalen edukasi Lupadmo ini Nurtria mengatakan “dengan kita pelihara ikan disini awalnya kita ya ada pro kontra lah sama warga kan karena kan dari kebiasaan mereka yang membuang sampah missal keluar rumah langsung plung lewat langsung plung jadi kita mengubah meanset mereka bahwa kita jadikan kalau disini kan ada kehidupanya masak iya ada kehidupanya dia asal mencemari itu kan hatinya mulai tergugah kan ya nah dari itu sudah bisa dikatakan berhasil karena disini ada ekosistem lain ada kehidupan gitu”
​
Tak cuma kolam ikan warga pun juga memanfaatkan lahan untuk ruang terbuka hijau serta digunakan pula sebagai sarana bermain anak anak, dengan memberikan makanan kepada ikan yang ada di selokan. Untuk menjaga agar ikan tidak hanyut warga memasang jarring penyekat serta kincir pengait sampah agar sungai terbebas dari sampah.
​
Reporter Naufal Hanif